Semua warga Indonesia tahu bahwa bangsa Indonesia saat ini sudah merdeka. Hari kemerdekaan Indonesia adalah 17 Agustus. Itu adalah kemerdekaan jasmani. Lalu bagaimana dengan kemerdekaan rohani kita. Apakah saat ini kita sudah merdeka secara rohani? Ataukah sebenarnya kita masih belum merdeka dan masih dalam keadaan tertawan?
Firman Tuhan berkata dalam Yohanes 8:32b, “Kebenaran itu akan memerdekakan kamu”. Dan pada awal ayat Firman itu tertulis syaratnya, yaitu hanya jika kita mengetahui kebenaran itu. Juga pada ayat sebelumnya, Yohanes 8:31, disebutkan bahwa kita bisa mengetahui kebenaran itu jika kita tetap dalam Firman-Nya dan menjadi murid-Nya. Menjadi murid artinya kita bukan hanya tahu kebenaran itu, tetapi juga mengalaminya pada area-area pikiran, emosi, maupun kemauan.
Mungkin sebagian kita bertanya-tanya, apakah kebenaran itu? Untuk itu sebelumnya saya ralat terlebih dahulu. Pertanyaan yang tepat untuk hal ini sebenarnya adalah “Siapakah kebenaran itu?”, karena Firman Tuhan dalam Yohanes 14:6 jelas-jelas menyebutkan siapakah kebenaran itu. Disana dituliskan bahwa kebenaran itu adalah Yesus Kristus.
Lalu bagaimana supaya kita bisa mendapatkan dan mengalami kebenaran itu? Bagaimana kita bisa menerima injil dan kabar keselamatan itu? Bagaimana kita bisa menerima Yesus sebagai juru selamat dan Tuhan kita? Kuncinya cuma satu, yaitu dengan darah Yesus yang sudah tercurah. Karena oleh darah Yesus kita sudah dibebaskan dan dipulihkan dari dosa. Jadi dalam pengalaman akan darah Yesus kita pasti mengalami kemerdekaan.






Comments
ary hastanto, gladys, dicky, Acep periyana, wisnu saputra, fidel, Ms . Cuttie, sriyono, a, Farida malau [...]
Elihu_cute, Edison, Mares, Andi Yuliarto, Jack, Andi Yuliarto, Fanny
juliana liusiska, juliana liusiska, Sonny Sitanggang, Andi Yuliarto, SONNY SITANGGANG
michael, han sa rang
siberat009, Mr.Chan, Andi Yuliarto, kesehatan anak, kesehatan anak, Andi Yuliarto, Andi Yuliarto, eko o, alvian, Andi Yuliarto [...]
masri, Fanny