Archive for July 9th, 2006

Pikiran Berlapis

Setiap orang memiliki setidaknya dua lapisan pikiran. Kedua lapisan pikiran tersebut adalah pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (sub-conscious mind). Kedua lapisan pikiran inilah yang mengatur kerja setiap organ tubuh kita. Termasuk juga ingatan kita, logika, dan cara pikir kita. Tapi apa perbedaan antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar? Mari kita bahas lebih lanjut.

Baik pikiran sadar maupun pikiran bawah sadar memiliki kemampuan menyimpan pengalaman dan ingatan kita, perbedaannya adalah pikiran sadar memiliki ukuran penyimpanan yang lebih kecil daripada pikiran bawah sadar. Kelebihannya pikiran sadar bisa diakses secara langsung sebagai ingatan, sedangkan pikiran bawah sadar biasanya hanya bisa muncul sebagai intuisi dan perasaan karena memang pikiran ini bekerja dibawah tingkat kesadaran kita.

Karena kedua pikiran ini berbeda pada kesadaran cara kerjanya, pola penyimpanan input yang masuk ke pikiran kita pun berbeda. Input yang masuk ke pikiran memang disimpan ke dalam kedua lapisan pikiran. Hanya pikiran sadar yang memiliki filter yang menyaring input yang akan disimpan dengan logika dan pengalaman-pengalaman masa lalu kita. Sedangkan pikiran bawah sadar biasanya langsung menyimpan semua input yang diberikan tanpa melalui filter yang ada. Akibatnya seringkali kita memiliki perasaan “aneh” karena informasi yang kita dapat dari kedua lapisan pikiran kita tidak sinkron.

Nah jika pikiran bawah sadar tidak memiliki filter, bagaimana kita menjaga pikiran bawah sadar kita agar tidak terkontaminasi oleh pikiran-pikiran yang negatif? Caranya kita harus perhatikan input yang masuk kedalam pikiran kita. Misalnya jika ada seseorang mengatakan bahwa Anda itu bodoh. Secara sadar kita bisa melogika input tersebut dan tidak menerimanya dalam pikiran sadar kita. Namun karena sifat pikiran bawah sadar kita yang menerima semua input maka akan tersimpan juga informasi bahwa Anda bodoh. Informasi bahwa Anda bodoh ini merupakan pikiran negatif yang bisa menghancurkan Anda. Bagaimana menanggulanginya? Sesaat setelah menerima input bahwa Anda bodoh, katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda tidak bodoh, namun Anda cerdas. Mengapa berbicara pada diri sendiri? karena sifat pikiran bawah sadar yang menyimpan semua input, kita merangsang pikiran bawah sadar dengan input dari perkataan kita sendiri. Perhatikan bagian pertama yang mengatakan bahwa “Anda tidak bodoh”. Perkataan ini akan menghapus atau memudarkan ingatan yang sebelumnya yang mengatakan bahwa Anda bodoh. Lalu bagian kedua yang mengatakan bahwa “Anda cerdas”. Perkataan ini memberikan input yang baru yang bisa menanamkan rasa percaya diri yang membangun dalam diri Anda. Begitulah caranya menjaga pikiran bawah sadar kita.


Subscribe to this blog



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Calendar

July 2006
S M T W T F S
« Jun   Aug »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Badges


Add to Technorati Favorites Firefox 2
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Display Pagerank
Peaceful Indonesia 10 Tahun Tragedi Mei 1998