Banyak orang bilang, “Ini jaman susah. Semua bidang kerja lesu, sepi dan merugi.”. Memang sih, jika kita memandang sekeliling kita saat ini keadaan memang tidak mendukung kita untuk bekerja. Untuk jadi seorang pegawai saja sering kali susah, apalagi jadi yang membayar pegawai. Tapi apakah benar semuanya seperti ini? Jawabannya tidak.
Sebuah iklan komersial rokok A Mild yang berslogan “Tanya Kenapa?” memberi saya inspirasi dengan salah satu varian iklan yang mengangkat ide tentang “masih banyak celah”. Di iklan tersebut digambarkan ada seorang lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mencari pekerjaan bahkan dengan berbekal ijasah tetap saja tidak menemukan lowongan. Lalu ia mencoba ide-ide kreatif lainnya mulai dari jadi tukang pijat, lurusing kumis, dan akhirnya di iklan tersebut digambarkan secara kreatif lulusan tersebut menawarkan sebuah remote control yang bisa dipergunakan untuk mengatur lampu lalu lintas. Nah dari sesuatu yang menarik ini, ia mendapatkan pekerjaan.
Iklan tersebut mendorong saya untuk menengok ke sekitar kita. Saya mencari informasi dan bukti, apakah ada pihak yang justru mampu mengembangkan diri pada saat semua sedang susah? Ternyata saya menemukan sebuah perusahaan yang mampu berkembang justru mulai krisis ini mulai. Perusahaan tersebut adalah Wings. Kok bisa begitu? Wings memulai sektor usahanya dalam bidang sabun dan detergent. Image pasar sebagai perusahaan sabun ini sudah tertanam di masyarakat. Sebelum krisis mulai, Wings memikirkan untuk memasuki sektor yang lain yaitu makanan. Jelas saja usaha ini tidak membuahkan hasil bahkan bisa dikatakan gagal. Image yang sudah tertanam itu membuat konsumen berpikir makanan yang dihasilkan terkontaminasi dengan sabun.
Tapi justru setelah krisis ini mulai, Wings mampu membalikkan image tersebut. Bahkan Wings mampu membuat mie instan (mie sedap) yang menyaingi ‘penguasa’ mie instan yang ada saat ini (indomie). Bukan cuma dalam sektor makanan, sektor sabun yang sudah ditekuninya sejak lama juga berkembang melebihi merek-merek sabun lainnya. Pada saat krisis, Wings memunculkan sabun baru, “DAIA”, yang tidak disangka-sangka mampu merebut pangsa pasar sabun. Hebat kan?
Yang terpikir oleh saya, untuk bisa bertahan bahkan berkembang pada saat susah ini adalah dengan kreatif dan tidak mudah menyerah. Dan yang paling penting dekatkan diri pada Yang Kuasa agar murka-Nya tidak menimpa kita dan kita selalu dalam lindungan-Nya. Mengapa bisa begitu? Tanya kenapa? ![]()






DAIA…lupakan yg lain !
Saking suksesnya iklan itu, sampe2 So Klin, yg juga buatan Wings ikut dilupakan konsumen. Ironis.
Iya. Tapi menurut saya itu suatu langkah berani yang diambil oleh Wings. Dengan mengambil resiko itu, ia berhasil membuat pasar sabun yang baru dengan brand baru DAIA. Nyatanya Wings berhasil lho