Dear Dairy

Dear Dairy,
Hari ini saya senang sekali. Tadi sore saya bertemu dengan cewek yang cantik sekali dan dia mau berkenalan dengan saya… bla bla bla…

Nah contoh di atas merupakan catatan buku harian atau jurnal (sebutan lain yang lebih saya suka) yang dimiliki oleh beberapa orang. Namun jurnal tidak selalu berisi cerita tentang apa yang dialami seseorang pada hari itu seperti menceritakannya pada seseorang yang bernama Dairy, namun jurnal bisa berisi ide-ide pikiran apa yang kita pikirkan.

Jurnal memiliki fungsi untuk mencatat hal-hal penting yang menurut kita layak untuk diingat kembali. Biasanya jurnal disertai dengan catatan waktu atau tanggal. Jika jurnal yang kita miliki berisi catatan pengalaman sehari-hari seperti contoh di atas, maka penulis atau pembaca jurnal tersebut akan mendapatkan cerita kehidupan penulis secara kronologis. Namun jika jurnal kita berisi tentang ide-ide dan cara pikir kita, pembaca akan mendapatkan pengetahuan dan cara pandang yang baru dari penulis. Sedangkan penulis sendiri akan mempunyai catatan yang menurut saya penting tentang ide-ide pikiran mereka yang biasanya jika tidak ditulis bisa lupa.

Apakah jurnal layak untuk dibaca publik? Jawabannya semua tergantung penulis bersedia atau tidak jurnal atau dairynya dibaca oleh publik. Ada yang bilang, “kan malu jika catatan harian saya dibaca orang”. Namun pernahkah Anda berpikir apa manfaatnya orang lain membaca jurnal Anda? Satu kata yang pasti jadi manfaat jika orang lain membaca jurnal Anda, yaitu “pengaruh”. Kita bisa membawa pengaruh cara berpikir kita kedalam publik. Jika kita menuliskan ide-ide pikiran kita, maka orang lain yang membacanya akan dibuat berpikir mengenai ide pikiran kita tadi. Jika kita menuliskan cerita hidup kita sehari-haripun juga bisa membawa pengaruh pada orang lain.

Contoh jurnal yang dipublikasikan bisa dalam bentuk buku. Misalnya buku yang diterbitkan oleh Wayne Rooney, seorang pemain bola nasional Inggris, yang berjudul “My Story So Far“. Pada buku ini dituliskan bagaimana pengalaman hidup Rooney dalam dunia bola sejak dia kecil.

Contoh lain jurnal yang dibaca publik adalah blog berdasarkan salah satu definisinya yang menjelaskan blog adalah jurnal online di internet. Blog bisa memberikan pengaruh yang luas karena internet bisa diakses melalui hampir semua pelosok dunia. Inilah salah satu tujuan saya membuat blog “Perjalanan Kehidupan” ini, yaitu agar para pembaca bisa mendapatkan ide-ide pikiran yang bermanfaat. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda juga membuat jurnal?

3 Responses to “Dear Dairy”


  1. Gravatar Icon 1 Diane Aug 23rd, 2006 at 20:49 WIB

    Haha..tadi pas aq masi di halaman main yang artikel ini hanya kelihatan sepenggal aja, i was shocked, hehe..Krn kaget, “masa ko andi bisa ngomong kayak gitu”..? Ternyata itu cuman contoh to..hehe..
    Anyway, yup, aq juga punya journal, n isinya rata” soal pendapat”ku, atau mungkin cerita” yang terjadi di hidupku dan org lain yang kutulis dari sisi pandangku..N juga, sama banget sama aq, aq juga lebih milih menyebut buku itu ‘journal’..
    Kalau soal dibaca utk publik, memang benar sih kalau buku journal itu bisa berpengaruh bagi orang lain yang membacanya, tapi mungkin yang menulis merasa agak ‘malu’ krn ada hal” yang private yang dia tulis (meskipun mungkin yang membacanya toh merasa normal” saja). Anyway, bener banget, semua itu tergantung dari yang menulis..
    Oh iya, ada contoh buku journal lain yang dipublikasikan, dan buku itu benar” merubah dunia. Dan bayangkan, buku itu ditulis oleh anak yang seumurku, masih 13-15 tahun! Dia adalah Anne Frank, anak Yahudi yang tinggal di Amsterdam, Belanda, selama Perang Dunia II, ketika orang” Yahudi lainnya disiksa oleh” orang Jerman. Bukunya benar” memberi inspirasi, dan kita bisa belajar banyak dari cara pandang dan opini” dia. Kita bisa belajar bagaimana dia tetep optimis di saat perang, dsb. It’s a must-read book! :)
    Oh btw, spellingnya sharusnya..’diary’.. ;)

  2. Gravatar Icon 2 Andi Yuliarto Aug 24th, 2006 at 6:26 WIB

    Whoops… wah salah ketik, udah keenakan di atas keyboard, tidak memperhatikan apa yang diketik. Yah maaf deh, lain kali berusaha agar tidak melamun sambil ketik.

    Tentang contoh itu, ya… memang benar-benar contoh, dan fiktif belaka. Jadi jangan berpikir kalau saya seperti itu.

    Tentang buku dari Anne Frank itu saya belum pernah baca. Baru pertamakali dengar tentang buku itu sekarang ini. Yah lain kali, kalau saya sudah dapat sumber tentang buku itu pasti saya masukkan kedalam daftar bacaan saya. Terimakasih informasinya.

  3. Gravatar Icon 3 Diane Aug 25th, 2006 at 23:14 WIB

    Haha..Iya”..

    Hehehe itu aq cuman salah mengira, tau koq ko andi ga seperti itu :P

    Whew setelah aq tulis comment itu, jadi ‘terinspirasi’ utk cerita ttg Anne Frank di blogku..akhirnya jadi deh, hehe..Ok, ur welcum ;)

Leave a Reply




Subscribe to this blog



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Calendar

August 2006
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Badges


Add to Technorati Favorites Firefox 2
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Display Pagerank
Peaceful Indonesia 10 Tahun Tragedi Mei 1998