Dalam salah satu catatan Perry Noble, salah satu pastor dari NewSpring Chruch, ia menjabarkan tips tentang bagaimana membentuk susunan tim kepemimpinan berdasarkan pengalamannya membentuk tim kepemimpinannya selama enam tahun terakhir. Saya merasa tips ini menarik dan pasti dapat berguna bagi kita semua. Jadi tipsnya akan saya jabarkan dibawah ini.
1. Jangan menempatkan orang yang serupa ke dalam tim Anda
Dalam tim kepemimpinan yang dipimpin oleh Perry Noble, terdapat 11 orang yang berbeda. Mereka punya cara pikir yang berbeda-beda, cara menangani permasalahan yang berbeda, punya gaya kepemimpinan yang berbeda, dan punya pendapat yang kadang berbeda. Namun perbedaan yang ada adalah perbedaan yang sifatnya minoritas, dan pada mayoritas mereka sama, misalnya prinsip mereka sama. Hal ini mendukung sekali dalam tim kepemimpinannya, karena dalam tim selalu ada ide-ide kreatif yang berbeda yang muncul dari setiap anggota, namun mereka bisa bekerja sama karena mereka juga punya kesamaan yang mayoritas.
2. Tempatkan orang yang taat
Anggota tim yang taat akan selalu membuat segalanya menjadi mudah. Tetapi disini Perry Noble menegaskan bahwa anggota yang taat bukanlah hanya taat terhadap keputusan dan aturan tim. Namun terlebih lagi taat kepada Tuhan. Yang memiliki rasa takut pada Yang Maha Kuasa dalam kehidupannya. Orang yang taat kepada Yang Maha Kuasa akan menempatkan kebenaran dalam apa yang dilakukannya lebih daripada sekedar membuat pemimpin tim senang.
3. Manfaatkan konflik
Setiap orang yang mempercayai atau menyayangi sesuatu pasti memegang teguh yang dipercayainya dan disayangnya, dan bersedia mempertahankannya. Namun jika ada dua orang atau kelompok yang berbeda pendapat pasti akan menimbulkan konflik. Tetapi konflik yang dimaksudkan disini bukanlah konflik yang melibatkan emosi. Jangan sampai emosi mempengaruhi konflik, dan jangan sampai konflik masuk ke area personal Anda dan tim Anda. Yang perlu dari konflik ini adalah memanfaatkan perdebatan untuk memunculkan semua pendapat yang ada dan mencari yang terbaik. Tapi ingat perdebatan tidak boleh emosional tetapi harus dengan kasih kepada sesama dan kepada Yang Maha Kuasa.
4. Dengarkan orang-orang terdekat Anda
Sebagai seorang pemimpin, Anda harus mengerti bahwa setiap orang memiliki pendapat terhadap apa yang Anda lakukan. Disini peran orang-orang terdekat Anda sangat penting. Mereka bisa memberikan masukkan dan pendapat yang baik yang seringkali tidak kita lihat. Seorang pemimpin yang baik adalah juga pendengar yang baik. Jika Anda tidak mau mendengar, maka Anda adalah seorang diktator, namun jika Anda mau mendengar, maka keputusan yang dibuat tim Anda niscaya mendapatkan dukungan yang penuh dari tim yang Anda pimpin.






0 Responses to “Membentuk Tim Kepemimpinan”