Pernahkah Anda berpikir, mengapa sih anggota usaha MLM (Multi Level Marketing) kok begitu antusias dalah usaha mereka? Dan mengapa mereka bisa begitu antusias disaat krisis sedang melanda dunia usaha diberbagai bidang?
Saya beberapa kali terpikir tentang hal itu, setelah pada awalnya Ps. Benny bercerita tentang MLM yang berpikir positif. Minggu lalu saya bertemu dengan seorang teman lama yang bergabung dalam sebuah MLM di Surabaya. Yah, dia sempat menawari saya untuk jadi member juga dalam MLM yang diikutinya, termasuk juga dia menawarkan produk-produk yang dijual oleh MLM tersebut, namun saya tidak mau karena sebenarnya saya memiliki rasa antipati terhadap MLM. Kebanyakan saya tidak suka cara mereka menawarkan sesuatu, yang menurut saya cenderung agak memaksa. Namun diluar antipati tersebut saya ingin tahu, mengapa sih mereka melakukan cara penawaran seperti itu?
Dari beberapa informasi yang saya dapatkan, anggota MLM memiliki cara pandang yang berbeda terhadap sekeliling mereka. Terhadap orang-orang yang mereka temui, termasuk keluarga dan teman-teman mereka. Bagi mereka, setiap orang yang ditemuinya adalah calon pembeli yang berpotensi. Wow, buat saya ini luar biasa. Diluar dari cara mereka yang kadang saya rasa tidak tepat dalam menawarkan sesuatu, saya melihat bahwa mereka memiliki pandangan yang positif sekali terhadap pekerjaan dan usaha mereka. Seakan anggota MLM ini berpikir, “setiap orang yang saya temui adalah calon pembeli, dan setiap penawaran yang saya ajukan adalah investasi”. Menurut saya, mereka memiliki semangat yang patut dicontoh, yaitu selalu berpikir positif dan tidak mudah menyerah.
Berpikir positif dan tidak mudah menyerah ini menurut saya tidak hanya cocok diterapkan kedalam MLM saja, dapat diterapkan dalam setiap aspek kehidupan kita. Dengan memiliki semangat tersebut, kita tidak mudah kalah. Kita akan menjadi lebih kuat dan ulet dalam belajar dan bekerja. Jadi mari kita menanamkan semangat ini kedalam kehidupan masing-masing.






0 Responses to “Berpikir Positif Ala MLM”