Setiap orang pasti memiliki kapasitas dalam dirinya. Kapasitas yang saya maksud disini adalah kemampuan untuk menjadi dan berfungsi sesuai dengan posisinya. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja, pekerja, sampai tua renta, semuanya menuntut kapasitas yang berbeda-beda.
Beberapa waktu yang lalu saya memperhatikan bagaimana seseorang bisa menempati suatu posisi tanpa memiliki kapasitas untuk berada diposisi tersebut. Kebanyakan contoh yang saya perhatikan adalah pasangan suami istri baru. Ada cukup banyak pasangan suami istri yang menikah tanpa memperhatikan kapasitas yang mereka miliki. Suami tidak memiliki pekerjaan, namun dengan alasan “cinta” saja, memberanikan diri menempuh kehidupan pernikahan. Sehingga keadaan ini membuat suami tersebut, tidak memiliki kapasitas sebagai suami yang seharusnya bisa memberi nafkah keluarganya, juga mungkin beberapa kasus suami yang tidak memiliki kapasitas sebagai seorang ayah namun “kebelet” punya anak. Repot bukan? Contoh yang lain misalnya sebagai pelajar atau mahasiswa, seharusnya juga memiliki kapasitas sebagai pelajar dan mahasiswa yang punya semangat untuk belajar dan menyelesaikan studinya dengan baik untuk bekal dimasa yang akan datang. Namun ada juga pelajar yang tidak menganggap sekolah itu penting, sehingga mereka menyia-nyiakan studinya, akibatnya waktu terbuang percuma.
Namun tidak semua yang saya perhatikan itu tidak memiliki kapasitas yang besar. Saya menemui ada seorang pengusaha yang menjadi gembala ditempat ibadah saya. Beliau memiliki kapasitas yang tidak bisa dikatakan kecil. Kapasitas yang dimilikinya antara lain sebagai pengusaha, suami bagi istrinya, ayah bagi anaknya, guru pada sebuah sekolah, dan juga sebagai seorang gembala. Luar biasa kapasitas yang dimilikinya. Namun pasti kapasitas itu masih bisa diperbesar lagi.
Nah setelah saya memperhatikan semua itu, saya melihat pada diri saya sendiri. Posisi apa saja yang saya tempati, dan apakah saya punya kapasitas yang cukup besar untuk itu. Saya merasa dalam beberapa hal saya masih kurang. Namun itu tidak berhenti sampai disana saja, ada beberapa posisi baru yang akan saya masuki cepat atau lambat. Apakah saya juga sudah mengembangkan kapasitas saya untuk bisa menempati posisi itu.
Itu semua yang saya pikirkan. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah memiliki kapasitas yang cukup untuk posisi Anda saat ini? Dan apakah Anda sudah mempersiapkan kapasitas yang lebih besar untuk posisi yang akan Anda tempati di masa yang akan datang?






menurut saya, kalau kapasitas kita melebihi posisi kita saat ini, kita akan menemukan posisi-posisi baru dalam hidup kita. Jadi, fokus aja dengan mengembangkan kapasitas kita.
Dan gawatnya, cara memperbesar kapasitas seringkali adalah dengan masuk ke tempat yang lebih “berat” dan lebih “sulit”. Kita jadi seperti dilatih untuk mengembangkan otot kita.
artikel yang bagus..