Archive for December, 2006

Yang Terbaik Untuk Kita

Suatu siang, sebuah keluarga meluangkan waktunya untuk pergi ke Pasar Atom di kota Surabaya, untuk berbelanja keperluan akhir tahun. Keluarga ini memiliki seorang anak laki-laki yang masih kecil. Saat mereka berkeliling mencari barang-barang kebutuhan mereka, sebuah toko mainan dilewati. Penjual toko itu mengamati anak laki-laki mereka yang melihat dengan penuh ketertarikan pada sebuah mobil-mobilan yang dipajang di toko tersebut. Tanpa membuang kesempatan, penjual tersebut langsung mendatangi anak laki-laki ini dan berkata “Dik, ini mobil bagus ya, jalannya cepat dan ada bunyinya, hebat deh!”. Continue reading ‘Yang Terbaik Untuk Kita’

Melangkah Dengan Iman

Saat sore itu Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyeberangi danau dan mendahului Yesus ke Betsaida, sedang Yesus sendiri naik ke atas bukit dan berdoa. Dalam perjalanan menyeberang, murid-murid kepayahan mendayung. Mungkin karena jaraknya yang cukup jauh. Tetapi penyebab utamanya bukanlah jarak yang jauh, namun karena angin sakal yang bertiup kencang yang melawan arah perahu mereka. Continue reading ‘Melangkah Dengan Iman’

Terimakasih

Betapa indahnya memulai hari dengan ucapan syukur kepada Tuhan. Sepanjang hari yang akan kita lalui akan terasa jauh lebih ringan dan jauh lebih menyenangkan. Semakin kita mengucap syukur, semakin indah rasanya hari tersebut. Ini pengalaman saya sendiri, yang saya alami hari-hari ini. Mengucap syukur terhadap segala sesuatu mulai dari yang telah lalu sampai pada hal-hal yang belum terjadi. Dan berterimakasih atas campur tangan Tuhan dalam hidup saya.

Continue reading ‘Terimakasih’

Tidak Takut Gagal

Saya menemukan kutipan kata-kata yang menarik dari Sir Ken Robinson. Kata-kata ini menarik untuk direnungkan.

Kids will take a chance. If they don’t know, they’ll have to go. They’re not frightened of being wrong. Now, I don’t mean that being wrong is the same things as being creative, but what we do know is, if you’re not prepared to be wrong, you’ll never come up with anything original.

Continue reading ‘Tidak Takut Gagal’

Kompromi? No way!!!

Pernah tahu sebuah iklan tentang kecap di siaran televisi Indonesia? Di iklan tersebut digambarkan seorang anak menantu dan ibu mertua yang sedang memasak sebuah menu makanan. Pada saat memasak, Ibu mertua itu selalu memberikan masukan cabenya yang banyak, sayurnya diiris tipis-tipis, dan sebagainya, yang intinya berbeda dengan cara memasak yang anak menantu itu lakukan. Namun anak menantu itu bisa berkompromi. Namun pada saat ibu mertua menyuruh untuk menggunakan kecap yang ada di lemari, anak menantu tidak mau karena sudah bawa kecap sendiri yang lebih enak dan tidak bisa dikompromi. AKhirnya rasanya enak. Pernah tahu kan?

Continue reading ‘Kompromi? No way!!!’


Subscribe to this blog



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Calendar

December 2006
S M T W T F S
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Badges


Add to Technorati Favorites Firefox 2
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Display Pagerank
Peaceful Indonesia 10 Tahun Tragedi Mei 1998