Hari Sabtu yang lalu (3 Maret 2007), saya mendapatkan sebuah ilustrasi bagus dari Bp. Karel Nios. Saya tidak tau, siapa pengarang sebenarnya, apakah ini kisah nyata atau bukan saya juga tidak tahu. Namun karena saya merasa ini sebuah ilustrasi yang bagus, saya menuliskannya disini. Begini ilustrasinya:
Ada sepasang suami istri. Pasangan suami istri ini sudah lama merindukan kehadiran seorang buah hati dalam keluarganya, namun tak kunjung dapat. Setelah sebelas tahun usia perkawinan mereka, akhirnya lahirlah seorang anak dari hubungan mereka. Mereka berdua sangat sayang pada anak ini. Dua tahun kemudian terjadi hal yang tidak terduga. Saat itu sang suami sedang sibuk dimejanya. Ia melihat sebuah botol obat tergeletak dimeja dalam keadaan tidak tertutup. Ia menyuruh istrinya untuk menutup botol obat tersebut. Istrinya yang saat itu sedang memasak berkata “Sebentar ya”. Karena mungkin keasyikan memasak, sang istripun kelupaan menutup botol obat tersebut. Nah saat itu anak mereka yang sudah mulai ingin tahu semua hal mengambil botol tersebut dan meminumnya sampai habis. Tak sadarkan diri, anak itu dilarikan ke rumah sakit karena overdosis. Namun akhirnya anak tersebut tidak tertolong lagi dan meninggal. Dengan sedih pasangan suami istri tersebut melihat jasad anaknya. saat itu tiga kata keluar dari mulut suami, “Aku selalu bersamamu”.
Ilustrasi diatas mengisahkan tentang seorang suami yang bersama-sama dengan istrinya mengarungi setiap suka dan duka. Tidak saling menyalahkan, dan mengambil tanggung jawab bersama-sama.
Namun sebagai seorang yang masih single (belum menikah), saya merasa ilustrasi diatas juga ada nilainya. Segala sesuatu bisa terjadi didepan kita. Saat kita memutuskan untuk mengambil tanggung jawab untuk “menutup botol”, maka hal yang buruk tidak akan terjadi didepan kita. Mengapa? Karena kita berada disana dan melihat “botol obat yang tidak tertutup” bukanlah suatu kebetulan, disaat itu kita bisa memutuskan untuk “menutup botol” untuk menghindari hal buruk terjadi, atau kita “membiarkan botol terbuka”. Iya, kan?






Single but not yet available yah
Yup… saat ini memang sudah tidak available lagi. Bukan karena saya mau hidup selibat (single selamanya), tapi saat ini saya sedang membangun hubungan alias udah punya pacar. Gitu…. :p