Bensin Campur Bukan Untuk Mesinmu

Beberapa waktu yang lalu, waktu saya berada di sebuah bengkel motor, saya mengamati ada sebuah motor Honda Tiger baru yang sedang diservis. Karena motor tersebut bagus sekali saya mencoba mengamatinya dari dekat. Dalam hati saya berkomentar, motornya keren nih, bagus, hitam mengkilat, tidak berdebu. Sepertinya yang punya motor ini sayang sekali dengan motornya, motornya terawat sekali.

Selang beberapa lama aku mengamati motor ini, mekanik yang menservis motor ini kelihatan mengendus tangannya yang terkena bensin dari selang tangki bensin motor ini. Sebentar kemudian dia mengambil semprotan udara dan meniup tangannya yang basah. Setelah itu dia liat lagi kulit tangannya. Saya penasaran sekali, kenapa dengan mekanik ini. Kemudian saya bertanya, “Ada apa mas?” Kemudian dia menjawab, “Bensinnya campuran”. Wakz!!!! Saya tidak percaya, masa seh motor yang begitu terawat menggunakan bensin campur sebagai bahan bakarnya? Kemudian saya bertanya lagi, “Darimana taunya bensin campur?” Lalu mekanik itu menjelaskan bahwa bensin itu mudah menguap, sedangkan bensin dari motor itu tidak menguap, malah kelihatan mengkilap ditangan. Mekanik itu bilang bahwa bensinnya dicampur minyak tanah. Mungkin motor tersebut isi bensin bukan di SPBU resmi. Kalau pakai bensin campur, mesin dari motor tersebut bisa cepat rusak.

Kemudian dari sana saya berpikir, sebenarnya kehidupan kita juga seperti motor tersebut. Kita bisa saja terlihat tegar dan kuat dari luar. Namun yang menentukan seberapa kuat dan tahannya kita adalah dari apa yang kita hidupi. Kita harus makan makanan yang sehat sebagai bahan bakar yang baik untuk tubuh jasmani kita. Selain untuk tubuh, kita juga perlu bahan bakar untuk tubuh rohani kita. Untuk itu kita perlu punya hubungan pribadi dengan Tuhan. Hubungan pribadi dengan Tuhan membuat tubuh rohani kita bisa hidup. Saat kita memakai bahan bakar campuran untuk tubuh jasmani maupun tubuh rohani, maka tubuh kita bisa rusak. Jadi mari kita pakai bahan bakar yang baik, jangan pakai bahan bakar campuran karena bahan bakar campuran bisa merusak.

4 Responses to “Bensin Campur Bukan Untuk Mesinmu”


  1. Gravatar Icon 1 Jiewa Sep 27th, 2007 at 8:46 WIB

    Analogi yg bagus sekali Andi… nice.. :)

  2. Gravatar Icon 2 Andi Yuliarto Sep 27th, 2007 at 17:37 WIB

    @Jiewa
    Thanks, Jie

  3. Gravatar Icon 3 fahroniarifin Sep 29th, 2007 at 20:55 WIB

    Wah saya pernah mengalaminya, mesin motor rontok gara-gara berulang kali kemasukan bensin keparat semacam ini. Maklum indikator bensin mati, jadinya sering tiba-tiba habis dan harus mengisinya di tukang bensin pinggir jalan.

  4. Gravatar Icon 4 Andi Yuliarto Oct 4th, 2007 at 6:04 WIB

    @fahroniarifin
    Wah gawat juga kalau mesin motor sampai rontok. Mungkin ada baiknya juga untuk memperbaiki indikator bensin juga karena bensin merupakan komponen yang penting dalam merawat motor yah.

Leave a Reply




Subscribe to this blog



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Calendar

September 2007
S M T W T F S
« Aug   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Badges


Add to Technorati Favorites Firefox 2
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Display Pagerank
Peaceful Indonesia 10 Tahun Tragedi Mei 1998