Lebih Dari Yang Dibutuhkan

Sore kemarin saya bersama istri pergi ke sebuah supermarket didekat rumah untuk membeli sesuatu. Sebelum berangkat, saya memperkirakan harga barang yang kami cari dan mempersiapkan sejumlah uang yang “pas dan lebih sedikit” dari harga perkiraan, kemudian kami berangkat. Sesampainya disana kami menemukan harga barang yang kami cari lebih murah dari perkiraan awal. Lalu kamipun berkeliling melihat-lihat barang-barang yang lain. Ternyata ada beberapa barang lainnya yang juga kami butuhkan, penting sih tapi tidak urgent. Kami masukkan ke keranjang belanjaan. Tak lama kemudian, saya curiga uang yang saya bawa tidak cukup dan ternyata benar-benar tidak cukup. Ooops!!! Saya hitung lagi dan saya kembalikan barang-barang yang tidak perlu dibeli langsung.

Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita juga bisa terjadi hal seperti yang saya alami. Kita bisa saja salah memperkirakan sesuatu, dan tidak siap menghadapi perubahan. Akan tetapi hal tersebut dapat kita minimalisasi dengan cara mempersiapkan diri lebih jauh dan lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Misalnya ada seorang kuli angkut yang bisa mengemudikan mobil. Dia sehari-hari bekerja pada seorang pedagang beras untuk menaikkan karung-karung beras keatas truk untuk kemudian dibawa ke pasar. Pada suatu hari sopir dari majikannya tidak masuk. Karena dia bisa mengemudikan mobil, dia menawarkan diri pada majikannya untuk menggantikan sopir tersebut mengemudikan truk dari gudang ke pasar. Majikannya mengijinkannya. Majikannya senang usahanya bisa jalan lancar. Pada suatu hari, majikannya ingin mengembangkan usahanya dengan menambah sebuah truk dan tentunya seorang sopir lagi. Majikannya mengangkatnya menjadi sopir karena ingat kuli angkutnya bisa dipercaya mengemudikan mobil. Dengan demikian posisi kuli tersebut naik menjadi seorang sopir karena dia mempersiapkan sebuah kemampuan yang lebih besar daripada kemampuan seorang kuli angkut biasa.

Jadi ayo kita mempersiapkan diri kita lebih daripada yang kita perlukan sekarang supaya kita bisa berkembang dan bisa menghadapi resiko-resiko yang sewaktu-waktu bisa kita hadapi.

0 Responses to “Lebih Dari Yang Dibutuhkan”


  1. No Comments

Leave a Reply




Subscribe to this blog



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Calendar

January 2009
S M T W T F S
« Jul   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Badges


Add to Technorati Favorites Firefox 2
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Display Pagerank
Peaceful Indonesia 10 Tahun Tragedi Mei 1998