<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Perjalanan Kehidupan</title>
	<link>http://blog.yuliarto.com</link>
	<description>Menyongsong hari dengan iman, pengharapan, dan kasih</description>
	<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 23:48:04 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.2</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>5 Cara Melakukan Sesuatu Yang Baru</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/03/5-cara-melakukan-sesuatu-yang-baru/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/03/5-cara-melakukan-sesuatu-yang-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 23:37:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/03/5-cara-melakukan-sesuatu-yang-baru/</guid>
		<description><![CDATA[
Memikirkan manfaatnyaMemikirkan manfaat yang dicapai jika kita melakukan sesuatu yang baru bisa memberikan motivasi untuk melakukan perubahan.
Sediakan waktuSengaja jadwalkan waktu-waktu tertentu untuk melaksanakan kebiasaan yang baru tersebut supaya jangan nanti kita sendiri beralasan &#8220;tidak punya waktu&#8220;
Memaksa diriSaat waktunya untuk melakukan tiba, paksa diri kita. Biasanya pertama kali dan awal-awal melakukannya itu susah sekali. Itu karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><b>Memikirkan manfaatnya</b><br />Memikirkan manfaat yang dicapai jika kita melakukan sesuatu yang baru bisa memberikan motivasi untuk melakukan perubahan.</li>
<li><b>Sediakan waktu</b><br />Sengaja jadwalkan waktu-waktu tertentu untuk melaksanakan kebiasaan yang baru tersebut supaya jangan nanti kita sendiri beralasan &#8220;<i>tidak punya waktu</i>&#8220;</li>
<li><b>Memaksa diri</b><br />Saat waktunya untuk melakukan tiba, paksa diri kita. Biasanya pertama kali dan awal-awal melakukannya itu susah sekali. Itu karena kita memang belum terbiasa melakukan hal tersebut. Tapi lakukan saja sampai kita benar-benar terbiasa, maka hal tersebut tidak akan menjadi sesuatu yang berat lagi.</li>
<li><b>Berikan penghargaan diri</b><br />Saat kita berhasil melakukannya, kasih sesuatu yang menyenangkan buat diri kita sebagai semacam imbalan atau hadiah. Misalnya saja, &#8220;<i>jika aku berhasil menyelesaikan skripsi ini, aku mau makan kenyang di mall</i>&#8220;.</li>
<li><b>Motivasi orang lain untuk melakukan hal yang sama</b><br />Ajak orang lain. Lakukan sama-sama. Pasti lebih mengasikkan dan tentu menambah motivasi. Misalnya saja, ayo sama-sama bikin dan tulis blog, karena aku ingin baca tulisan dan ide-idemu.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/03/5-cara-melakukan-sesuatu-yang-baru/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aksi Persikmania</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/03/aksi-persikmania/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/03/aksi-persikmania/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 00:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/03/aksi-persikmania/</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin sore ada pertandingan sepak bola antara Persik Kediri melawan Persiwa Wamena di stadion Brawijaya, Kediri. Saya tidak tahu pasti bagaimana hasil pertandingan kemarin, tetapi beberapa orang yang saya temui mengatakan bahwa kemarin sore pertandingan dimenangkan oleh Persik Kediri, tim sepakbola dari tempat kelahiranku. Bangga loh.
Kemarin juga, saya berpapasan dengan konvoi para supporter waktu saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin sore ada pertandingan sepak bola antara Persik Kediri melawan Persiwa Wamena di stadion Brawijaya, Kediri. Saya tidak tahu pasti bagaimana hasil pertandingan kemarin, tetapi beberapa orang yang saya temui mengatakan bahwa kemarin sore pertandingan dimenangkan oleh Persik Kediri, tim sepakbola dari tempat kelahiranku. Bangga loh.</p>
<p>Kemarin juga, saya berpapasan dengan konvoi para supporter waktu saya dalam perjalanan ke kota Kediri untuk urusan keluarga. Mereka ada ratusan orang, mungkin ribuan. Berkonvoi menggunakan banyak sepeda motor menggunakan seluruh badan jalan sehingga saya harus menepi sampai deretan-deretan konvoi habis. Eh ternyata saya lihat ada beberapa supporter yang membawa bendera dan kain atau apapun yang diputar-putar sambil dipukul-pukulkan ke mobil-mobil yang menepi. Salah satu yang kena itu mobil saya. Untung cuma kena kain. Tapi mobil pamanku spionnya kena pukul helm, kacanya pecah. Begitu juga dengan mobil pamanku yang lain, mobilnya dihadang paksa, diminta untuk menggantarkan para supporter yang tidak dapat kendaraan pulang.</p>
<p>Saya kecewa terhadap sikap para supporter bola yang tidak dewasa seperti ini. Seharusnya sebagai supporter, mereka melakukan sesuatu yang dapat mendukung mental dan semangat tim pemainnya. Menurut saya tindakan &#8220;show of force&#8221; dengan pengerusakan itu bukan dukungan untuk tim, tapi tekanan mental karena biasanya tim sepak bola yang disalahkan terlebih dahulu karena tidak mampu mengatur supporternya.</p>
<p>Jadi ayo, konco-konco arek kediri, konco Persikmania, ayo kita mulai belajar jadi supporter teladan. Kita dukung tim kita, dan kita dukung iklim sepak bola Indonesia terutama di kota Kediri menjadi iklim yang aman dan menyenangkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/03/aksi-persikmania/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilu Legislatif</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/02/pemilu-legislatif/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/02/pemilu-legislatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 09:40:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/02/pemilu-legislatif/</guid>
		<description><![CDATA[Tidak lama lagi pemilu akan hadir lagi di Indonesia. Tetapi ada yang berbeda pada pemilu kali ini, hampir semua komponen wakil rakyat dalam pemerintahan dipilih didalam pemilu. Hal ini sangat tampak khususnya dalam pemilihan anggota legislatif DPR pun yang dipilih oleh langsung rakyat padahal anggota legislatif itu banyaknya ada ratusan. Jumlah calonnya bisa mencapai ribuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak lama lagi pemilu akan hadir lagi di Indonesia. Tetapi ada yang berbeda pada pemilu kali ini, hampir semua komponen wakil rakyat dalam pemerintahan dipilih didalam pemilu. Hal ini sangat tampak khususnya dalam pemilihan anggota legislatif DPR pun yang dipilih oleh langsung rakyat padahal anggota legislatif itu banyaknya ada ratusan. Jumlah calonnya bisa mencapai ribuan tuh. Unik kan?</p>
<p>Dalam pemilu legislatif ini, saya menemui adanya hal unik dalam menentukan siapa calon-calon legislatif masyarakat. Salah satunya adalah calon-calon legislatif tidak atau kurang dikenal oleh masyarakat. Disini masyarakat akan punya kecenderungan untuk memilih calon-calon yang dia sudah kenal karena tahu track recordnya baik, atau juga masyarakat akan memilih calon-calon yang berasal dari satu lingkungan dengan mereka karena calon tersebut juga pasti punya kecenderungan untuk mengusahakan kesejahteraan lingkungan asalnya. Akhirnya nanti di DPR, setiap kelompok masyarakat akan mempunyai wakil-wakilnya.</p>
<p>Dalam pemilu kali ini juga, kita bisa memilih partai mana yang akan mewakili kita di DPR nantinya. Baiknya, jumlah partai yang ikut pemilu tidak sebanyak jumlah calon legislatif. Ada partai lama, ada partai baru, semuanya bertarung dipemilu kali ini.</p>
<p>Berikut ini saya akan memberikan berbagai tips memilih calon wakil kita:</p>
<ol>
<li><b>Kenali calon</b><br />Semakin dalam kita mengenali calon, semakin mantap pilihan yang kita buat nanti. Kita bisa mempertimbangkan baik-baik bibit, bebet, dan bobot setiap calon dan mendapatkan yang terbaik. Pelajari asal-usulnya dan track recordnya.</li>
<li><b>Pilih pemimpin atau partai yang nasionalis<br /></b>Pemimpin bangsa yang baik pasti adalah pemimpin yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan dirinya sendiri ataupun kepentingan kelompok/partainya sendiri.</li>
<li><b>Pilih pemimpin atau partai yang cakap<br /></b>Seorang pemimpin sebaiknya mempunyai kemampuan sebagai seorang pemimpin, pintar, bisa menangani tugas-tugasnya nanti didalam pemerintahan dengan baik, dan juga rajin. Cakap disini bukan berarti punya ijasah dan gelar yang banyak, tetapi memang benar-benar bisa menjadi pemimpin yang baik bagi seluruh warga dan masyarakat Indonesia, serta mampu mewakili bangsa kita di dunia internasional. Oh ya.. jangan memilih yang berijasah palsu ya, karena dia pasti tidak layak memimpin kita.</li>
<li><b>Jangan pilih pemimpin atau partai yang memberikan suap<br /></b>Seorang calon pemimpin atau partai yang memberikan suap menunjukkan bahwa dia ingin menjadi pemimpin hanya untuk kepentingan dirinya sendiri. Jangan pernah memilih calon pemimpin atau partai yang seperti ini.</li>
<li><b>Pilih pemimpin atau partai yang dewasa dalam berpolitik</b><br />Seorang kandidat pemilu yang dewasa tahu bahwa mereka bertarung dengan benar dalam pemilu. Mereka siap menang dan juga siap kalah. Saat ia menang, ia tidak sombong. Saat ia kalah, ia tidak marah dan ia malah mendukung pemerintahan yang menang dengan sepenuh hati untuk menciptakan Indonesia yang sejahtera. Kandidat yang baik juga mampu mengarahkan pendukungnya untuk tidak anarkis saat ia kalah, malahan ia mampu menggerakkan pendukungnya untuk mendukung siapapun yang terpilih nantinya.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/02/pemilu-legislatif/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aduh, Kok Uang Palsu :(</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/02/aduh-kok-uang-palsu/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/02/aduh-kok-uang-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 00:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/02/aduh-kok-uang-palsu/</guid>
		<description><![CDATA[Duh sedihnya saya dapat uang palsu. Seharian sudah bekerja keras di toko, mengumpulkan sedikit demi sedikit untuk sesuap nasi, bukannya keuntungan yang didapat, malahan uang palsu. Sampai pingin nangis protes rasanya.
Yah biar pengalaman saya ini tidak menimpa kita, ini saya bagikan cara mendeteksi uang palsu yang diajarkan pegawai salah satu bank swasta.
1. Pakai cara 3D [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Duh sedihnya saya dapat uang palsu. Seharian sudah bekerja keras di toko, mengumpulkan sedikit demi sedikit untuk sesuap nasi, bukannya keuntungan yang didapat, malahan uang palsu. Sampai pingin nangis protes rasanya.</p>
<p>Yah biar pengalaman saya ini tidak menimpa kita, ini saya bagikan cara mendeteksi uang palsu yang diajarkan pegawai salah satu bank swasta.</p>
<p>1. Pakai cara 3D yang sudah disosialisasikan di berbagai media.
<ul>
<li>   DIRABA.<br />Bahan kertas yang dipergunakan sebagai uang itu tebal dan kasar, tidak mudah rusak dan robek. Juga punya garis-garis halus seperti garis sidik jari dipermukaan uang. Gosokkan saja ujung jari atau kuku untuk merasakan garis-garis itu.</li>
<li>DILIHAT PITA PELINDUNGNYA<br /> Uang asli punya sebuah pita kecil yang<br />
diletakkan melintang didalam kertas uang. Pada pita ini terdapat<br />
tulisan kecil yang berbeda-beda untuk setiap pecahan mata uangnya.</li>
<li>DITERAWANG WATERMARKNYA<br /> Pada salah satu bagian uang kertas, apabila<br />
kita terawang pada sinar lampu atau matahari akan muncul gambar<br />
watermark. Gambar ini juga berbeda-beda untuk setiap pecahan mata uang. </li>
</ul>
<p>2. Nah ternyata pakai cara 3D yang sudah disosialisasikan itu saja tidak cukup. Kata pegawai bank tersebut, kita juga perlu mempergunakan alat detektor uang yang mempergunakan sinar ultra ungu. Caranya uang kertas tersebut diletakkan dibawah sinar tersebut dan lihat warna/tulisan apa yang keluar disana.
<ul>
<li>   Ada tulisan nominal mata uang muncul disalah satu sisi uang kertas tersebut. Tulisan tersebut berwarna flour, bukan dari gambar watermark ataupun dari gambar asli dikertas uang tersebut.</li>
<li>Uang kertas yang diletakkan dibawah sinar tersebut tidak akan menyala<br />
putih seperti kertas HVS atau kertas fotocopy. Yang perlu hati-hati<br />
disini adalah uang asli yang rusak terkena sesuatu bisa saja menyala<br />
warna putih. Jika ragu-ragu, jangan terima uang tersebut.</li>
<li>Pada nomor seri uang kertas tersebut, apabila diletakkan dibawah alat<br />
detektor ini, warnanya akan berubah menjadi warna flour juga. Jika<br />
nomor seri uang tersebut tidak berubah warna pada alat detektor ini,<br />
sebaiknya anda curiga karena besar kemungkinan uang tersebut palsu. </li>
</ul>
<p>3. Selain itu pelajari juga ciri-ciri khas masing-masing pecahan uang kertas. Misalnya yang sangat penting, uang pecahan 5.000 dan yang lebih besar daripada itu sekarang pencetakan nomor seri uangnya mempergunakan huruf yang makin lama makin besar ukurannya.</p>
<p>Nah semoga informasi ini dapat membantu kita semua untuk lebih berhati-hati dalam memeriksa uang. Dan jika teman-teman tahu cara lain untuk memeriksa uang tolong bisa berbagi disini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/02/aduh-kok-uang-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>About My Love</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/02/about-my-love/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/02/about-my-love/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 02:10:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/02/about-my-love/</guid>
		<description><![CDATA[Terinspirasi dari blog tetangga, kali ini saya ingin menuliskan sesuatu tentang orang yang paling saya cintai.
Salah satu hal yang paling saya kagumi dari istri saya, Fanny, adalah ketaatannya terhadap Tuhan dan orang tua sebagai otoriatsnya. Misalnya saja untuk memutuskan membangun hubungan dengan saya, mulai dari tahap pacaran sampai akhirnya menikah, dia selalu meminta ijin dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terinspirasi dari blog tetangga, kali ini saya ingin menuliskan sesuatu tentang orang yang paling saya cintai.</p>
<p>Salah satu hal yang paling saya kagumi dari istri saya, Fanny, adalah ketaatannya terhadap Tuhan dan orang tua sebagai otoriatsnya. Misalnya saja untuk memutuskan membangun hubungan dengan saya, mulai dari tahap pacaran sampai akhirnya menikah, dia selalu meminta ijin dan restu dari orang tuanya dan dia bersedia taat pada keputusan orang tuanya.</p>
<p>Itulah salah satu sebab pernikahan kami terasa begitu manis, karena kami mendapat restu dari orang tua dan keluarga sejak kami mulai membangun hubungan pacaran sampai ke pernikahan. Kami berdua tidak perlu takut dan sembunyi-sembunyi karena kami tahu kami melakukannya dengan prinsip dan standar Alkitab dan mendapat restu dari keluarga kami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/02/about-my-love/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lebih Dari Yang Dibutuhkan</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/01/lebih-dari-yang-dibutuhkan/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/01/lebih-dari-yang-dibutuhkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 09:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/01/lebih-dari-yang-dibutuhkan/</guid>
		<description><![CDATA[Sore kemarin saya bersama istri pergi ke sebuah supermarket didekat rumah untuk membeli sesuatu. Sebelum berangkat, saya memperkirakan harga barang yang kami cari dan mempersiapkan sejumlah uang yang &#8220;pas dan lebih sedikit&#8221; dari harga perkiraan, kemudian kami berangkat. Sesampainya disana kami menemukan harga barang yang kami cari lebih murah dari perkiraan awal. Lalu kamipun berkeliling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore kemarin saya bersama istri pergi ke sebuah supermarket didekat rumah untuk membeli sesuatu. Sebelum berangkat, saya memperkirakan harga barang yang kami cari dan mempersiapkan sejumlah uang yang &#8220;pas dan lebih sedikit&#8221; dari harga perkiraan, kemudian kami berangkat. Sesampainya disana kami menemukan harga barang yang kami cari lebih murah dari perkiraan awal. Lalu kamipun berkeliling melihat-lihat barang-barang yang lain. Ternyata ada beberapa barang lainnya yang juga kami butuhkan, penting sih tapi tidak urgent. Kami masukkan ke keranjang belanjaan. Tak lama kemudian, saya curiga uang yang saya bawa tidak cukup dan ternyata benar-benar tidak cukup. Ooops!!! Saya hitung lagi dan saya kembalikan barang-barang yang tidak perlu dibeli langsung.</p>
<p>Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita juga bisa terjadi hal seperti yang saya alami. Kita bisa saja salah memperkirakan sesuatu, dan tidak siap menghadapi perubahan. Akan tetapi hal tersebut dapat kita minimalisasi dengan cara mempersiapkan diri lebih jauh dan lebih banyak dari yang dibutuhkan. </p>
<p>Misalnya ada seorang kuli angkut yang bisa mengemudikan mobil. Dia sehari-hari bekerja pada seorang pedagang beras untuk menaikkan karung-karung beras keatas truk untuk kemudian dibawa ke pasar. Pada suatu hari sopir dari majikannya tidak masuk. Karena dia bisa mengemudikan mobil, dia menawarkan diri pada majikannya untuk menggantikan sopir tersebut mengemudikan truk dari gudang ke pasar. Majikannya mengijinkannya. Majikannya senang usahanya bisa jalan lancar. Pada suatu hari, majikannya ingin mengembangkan usahanya dengan menambah sebuah truk dan tentunya seorang sopir lagi. Majikannya mengangkatnya menjadi sopir karena ingat kuli angkutnya bisa dipercaya mengemudikan mobil. Dengan demikian posisi kuli tersebut naik menjadi seorang sopir karena dia mempersiapkan sebuah kemampuan yang lebih besar daripada kemampuan seorang kuli angkut biasa.</p>
<p>Jadi ayo kita mempersiapkan diri kita lebih daripada yang kita perlukan sekarang supaya kita bisa berkembang dan bisa menghadapi resiko-resiko yang sewaktu-waktu bisa kita hadapi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/01/lebih-dari-yang-dibutuhkan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Back On Blog</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2009/01/back-on-blog/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2009/01/back-on-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 02:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Weblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2009/01/back-on-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama sekali sejak terakhir kali nge-blog. Hari ini saya memutuskan untuk kembali nge-blog lagi. Memang rasanya tidak mudah membuat tulisan-tulisan lagi setelah lama tidak menulis. Dukung saya yah&#8230; Thanks
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama sekali sejak terakhir kali nge-blog. Hari ini saya memutuskan untuk kembali nge-blog lagi. Memang rasanya tidak mudah membuat tulisan-tulisan lagi setelah lama tidak menulis. Dukung saya yah&#8230; Thanks</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2009/01/back-on-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyongsong Hari Bahagia</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2008/07/menyongsong-hari-bahagia/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2008/07/menyongsong-hari-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 18:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2008/07/menyongsong-hari-bahagia/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari lagi saya akan menikah loh. Hari itu pasti jadi salah satu hari yang paling bahagia dalam hidup saya. Untuk itu beberapa hari ini saya bakal sibuk, jadi sementara saya istirahat dulu sampai semua kesibukan pernikahan ini selesai. Untuk para pembaca sekalian, saya mohon doa restunya yah 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari lagi saya akan menikah loh. Hari itu pasti jadi salah satu hari yang paling bahagia dalam hidup saya. Untuk itu beberapa hari ini saya bakal sibuk, jadi sementara saya istirahat dulu sampai semua kesibukan pernikahan ini selesai. Untuk para pembaca sekalian, saya mohon doa restunya yah <img src='http://blog.yuliarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2008/07/menyongsong-hari-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Telkom Speedy Sedang Heboh</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2008/06/telkom-speedy-sedang-heboh/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2008/06/telkom-speedy-sedang-heboh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 23:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekeliling Saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2008/06/telkom-speedy-sedang-heboh/</guid>
		<description><![CDATA[
Terinspirasi dari sebuah post dari blognya Jiewa, saya mencoba melakukan bandwidth test untuk koneksi Telkom Speedy saya. Hasilnya heboh sekali, ternyata koneksi di rumah saya mampu mencapai 339.40kbps, atau 42.43KB/sec. Sayangnya koneksi secepat ini hanya dapat saya capai pada waktu malam hari sampai pagi hari (Sekitar 21:30 - 07:00).
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://farm4.static.flickr.com/3254/2606717495_6c142df918.jpg" rel="lightbox[speedy]" title="Telkom Speedy Ngebut"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3254/2606717495_6c142df918_t.jpg" alt="Telkom Speedy Ngebut" title="Telkom Speedy" /></a><a href="http://farm4.static.flickr.com/3009/2609306730_4a3017fd92_o.png" rel="lightbox[speedy]" title="Telkom Speedy Ngebut"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3009/2609306730_38435a53a5_t.jpg" alt="Telkom Speedy Ngebut" title="Telkom Speedy" /></a></p>
<p>Terinspirasi dari sebuah <a href="http://www.inijie.com/index.php/2008/06/23/nyolong-wifi-pak-polisi/" target="_blank">post</a> dari blognya <a href="http://www.inijie.com/" target="_blank">Jiewa</a>, saya mencoba melakukan <a href="http://www.gambitdesign.com/bandwidthmeter/meter.php" target="_blank">bandwidth test </a>untuk koneksi Telkom Speedy saya. Hasilnya heboh sekali, ternyata koneksi di rumah saya mampu mencapai 339.40kbps, atau 42.43KB/sec. Sayangnya koneksi secepat ini hanya dapat saya capai pada waktu malam hari sampai pagi hari (Sekitar 21:30 - 07:00).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2008/06/telkom-speedy-sedang-heboh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Ketakutan Datang</title>
		<link>http://blog.yuliarto.com/2008/06/saat-ketakutan-datang/</link>
		<comments>http://blog.yuliarto.com/2008/06/saat-ketakutan-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 09:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Yuliarto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.yuliarto.com/2008/06/saat-ketakutan-datang/</guid>
		<description><![CDATA[Ingatlah selalu:

Perintah untuk jangan takut disebutkan 300++ kali didalam Alkitab.
Tuhan sudah memastikan kita sebenarnya mampu menghadapi setiap pencobaan yang kita alami (1 Korintus 10:13)

Jadi, jangan takut dan percaya kamu bisa melewati setiap permasalahan. Tetap semangat yah 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingatlah selalu:</p>
<ul>
<li>Perintah untuk jangan takut disebutkan 300++ kali didalam Alkitab.</li>
<li>Tuhan sudah memastikan kita sebenarnya mampu menghadapi setiap pencobaan yang kita alami (1 Korintus 10:13)</li>
</ul>
<p>Jadi, jangan takut dan percaya kamu bisa melewati setiap permasalahan. Tetap semangat yah <img src='http://blog.yuliarto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.yuliarto.com/2008/06/saat-ketakutan-datang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
